Cara Membeli Crypto di Indodax, TokoCrypto, Rekeningku dan Binance | Folder Bisnis

Perlahan tapi pasti, popularitas cryptocurrency alias mata uang kripto semakin meningkat di kalangan masyarakat umum. Mereka yang sebelumnya memilih mengalokasikan dana untuk berinvestasi pada emas, saham atau obligasi negara, kini mulai mencari tahu bagaimana sih cara membeli crypto lantaran tergiur pada keuntungannya.

Tingginya popularitas kripto ini sendiri memang sudah mulai terlihat sejak pertengahan tahun 2020 lalu. Seperti yang Anda tahu, pandemi Covid-19 membuat banyak aset investasi harus melemah dan akhirnya mengurangi keuntungan. Contohnya seperti bunga deposito dan kupon obligasi yang menurun sesuai dengan suku bunga BI (Bank Indonesia).

Ada pula saham, forex hingga P2P Lending yang terkena imbas sulitnya perekonomian sehingga membuat limbung. Bahkan emas yang dianggap sebagai safe haven dan sempat menembus Rp1 juta per gram pada Juli-Agustus 2020 pun perlahan merosot. Kalau sudah begini, mempelajari cara membeli crypto jelas jadi pilihan terbaik untuk tetap untung.

Cryptocurrency terutama Bitcoin, kini dianggap lebih dari sekadar mata uang digital saja, tetapi sudah menjadi aset investasi global. Tak lain karena banyak pengusaha yang mulai memperlihatkan ketertarikannya seperti bos dari Tesla, Elon Musk. Musk sedikit banyak ikut terlibat mempopulerkan kripto karena hobi berpendapat di media sosialnya, Twitter.

Baca juga: Prediksi Harga Bitcoin di Tahun 2022, Tertarik Beli?

Puncaknya pada bulan April-Mei kemarin, mata uang kripto akhirnya menembus batas dan mencapai nilai fantastis. Tak main-main, Bitcoin bahkan mencapai lebih dari Rp900 juta per keping meskipun pada Kamis (23/6) pagi ini Coindesk melaporkan kalau aset kripto terpopuler itu ada di level US$33.406,08 (sekitar Rp482,13 juta).

Penurunan harga Bitcoin dan mata uang kripto lainnya bukanlah hal aneh dalam pasar cryptocurrency. Sebagai aset digital, kripto sangat volatil sehingga bisa naik dan turun dalam waktu luar biasa singkat. Meskipun begitu, itu bukanlah halangan bagi mereka yang berniat belajar cara membeli crypto karena memang mendambakan keuntungan besar. Inilah Mata Uang Kripto yang Dapat Izin di Indonesia© Media Indonesia

Satu hal yang seringkali membuat masyarakat enggan berinvestasi cryptocurrency adalah karena dianggap legal.

Jawabannya adalah kurang tepat.

Yap, pemerintah memang melarang mata uang kripto untuk menjadi alat pembayaran sah selayaknya Rupiah. Sehingga jika ada dua orang atau lebih melakukan transaksi dan dibayar oleh kripto, sudah pasti itu ilegal dan tidak dilindungi oleh negara.

Namun pemerintah Indonesia secara resmi mengizinkan perdagangan mata uang digital di bursa berjangka. Keputusan ini dituangkan oleh Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi) lewat Peraturan Bappebti (Perba) Nomor 7 Tentang Penetapan Daftar Aset Kripto yang Dapat Diperdagangkan di Pasar Fisik Aset Kripto.

Dilansir CNBC Indonesia, peraturan itu sudah mulai berlaku sejak 17 Desember 2020. Menurut Sidharta Utama selaku Kepala Bappebti pada akhir Januari 2021 kemarin, terbitnya Perba bisa memberikan kepastian hukum sekaligus perlindungan bagi masyarakat yang hendak melakukan perdagangan (trading) entah penjualan atau pembelian cryptocurrency.

Hanya saja tidak semua mata uang digital bisa diperdagangan secara resmi di Indonesia, karena sejauh ini Perba itu cuma mengakui sekitar 229 aset kripto. Pengakuan itu diperoleh dari penilaian mulai dari aspek keamanan, profil dan anggota tim pengembang, tata kelola dan skalabilitas sistem blockchain hingga roadmap rencana ke depan dengan penilaian total standarnya 6.5.

Dari 229 cryptocurrency itu, token-token digital yang populer pun sudah mengantongi izin resmi perdagangan dari Bappebti seperti Bitcoin, Ether (Ethereum), Tether, XRP (Ripple), BNB/Binance coin, Litecoin, Bitcoin cash, Lightcoin, ADA coin (Cardano), Dogecoin, Stellar, Tezos, Theta, Neo, Dash, Digibyte, Bitcoin gold dan lain-lain.

Sebagai mata uang, tentu saja proses perdagangan mata uang kripto ini tidak berbeda jauh dengan forex (foreign exchange) alias valas (valuta asing). Di mana Anda harus memilih exchange yang menyediakan platform jual-beli aset kripto. Lantaran makin banyak orang yang tertarik mempelajari cara membeli crypto, jumlah exchange di Indonesia makin besar.

Baca juga: Cara Beli dan Jual (Trading) Ethereum yang Aman dan TerpercayaCara Membeli Crypto di Empat Exchange Populer© Independent

Berbeda dengan broker, proses perdagangan kripto di Indonesia mayoritas terjadi di exchange. Layaknya sebuah bursa jual-beli, perusahaan exchange cryptocurrency menyediakan sebuah platform di mana pada investor atau trader, dapat memperjual-belikan aset-aset kripto mereka dengan mata uang Rupiah.

Dengan terus meningkatnya minat masyarakat Tanah Air terhadap mata uang virtual, jumlah exchange pun bertaburan. Hanya saja per Desember 2020, Bappebti dan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) baru memberikan izin kepada 13 perusahaan aset kripto menurut data Aspakrindo (Asosiasi Perdagangan Aset Kripto di Indonesia), seperti dilansir Kontan. Apa saja? Berikut mereka:

  • TokoCrypto – PT Crypto Indonesia Berkat
  • Upbit – PT Upbit Exchange Indonesia
  • Triv – PT Tiga Inti Utama
  • Indodax – PT Indodax Nasional Indonesia
  • Pintu – PT Pintu Kemana Saja
  • Zipmex – PT Zipmex Exchange Indonesia
  • Bechipindo – PT Bursa Kripto Prima
  • Luna – PT Luna Indonesia Ltd
  • Rekeningku – PT Rekeningku Dotcom Indonesia
  • digitalexchange – PT Indonesia Digital Exchange
  • Koinku – PT Cipta Koin Digital
  • Bitocto – PT Triniti Investama Berkat
  • Pluto – PT Plutonext Digital Aset

Karena sudah mengantongi izin resmi baik dari Bappebti dan OJK, tentu saja ke-13 perusahaan kripto di atas bisa bebas beroperasi dan memperjual-belikan 229 cryptocurrency yang sudah diperbolehkan oleh Bappebti. Supaya makin paham, berikut kami ulas bagaimana cara membeli crypto di beberapa exchange populer:1. TokoCrypto

Beroperasi sejak Juni 2017, kehadiran TokoCrypto di pasar cryptocurrency Tanah Air memang bisa dibilang sangat mengesankan. Sudah mengantongi izin Bappebti Sebagai Calon Pedagang Fisik Aset Kripto sesuai Pengumuman 001/BAPPEBTI/CP-AK/11/2019, TokoCrypto mampu membuktikan kalau mereka adalah exchange berkualitas.

Terbukti hanya dalam waktu tiga tahun lamanya, TokoCrypto langsung mampu membuat raksasa marketplace cryptocurrency dunia yakni Binance tertarik. Yap, tepat pada Mei 2020, Binance dikabarkan menggelontorkan sejumlah dana investasi untuk TokoCrypto seiring dengan terus meningkatnya transaksi dan antusias masyarakat Indonesia terhadap mata uang virtual. Lengkapi Syarat dan Mulai Daftar

Nama besar Binance yang bersedia memberikan dana investasi sedikit banyak memang membuat popularitas TokoCrypto melambung. Apalagi kalau Anda termasuk ’pemain’ bursa kripto senior, tentu Binance adalah platform yang begitu direkomendasikan. Hal ini pula yang akhirnya membuat TokoCrypto menjadi exchange pilihan para pemula. Tertarik bergabung? Berikut prosesnya:

  • Kunjungi website resmi TokoCrypto atau aplikasinya yang bisa Anda unduh dan pasang di smartphone
  • Siapkan kartu identitas seperti e-KTP atau SIM untuk WNI dan paspor yang masih berlaku untuk WNA. Kartu identitas ini sangat penting dalam tahapan KYC nantinya
  • Pilih tombol DAFTAR atau REGISTER dan isi informasi yang diminta pihak TokoCrypto. Jangan lupa untuk menuliskan password, nomor kartu identitas, informasi alamat domisil dan email serta rekening dengan tepat supaya tak bingung saat transaksi nanti
  • Ikuti tahapan KYC untuk verifikasi akun seperti foto dan selfie dengan kartu identitas hingga melakukan gerakan normal dan gerakan acak yang diminta pihak KYC
  • Lakukan pengisian deposit agar akun di TokoCrypto bisa melakukan transaksi penjualan atau pembelian aset kripto. TokoCrypto menetapkan deposit alias setoran minimal sebesar Rp50 ribu. Anda dapat melakukan setoran deposit lewat transfer bank dan OVO yang tanpa dikenai biaya tambahan

Cara Membeli Crypto di TokoCrypto

Kalau akun Anda sudah aktif, lolos verifikasi dan berisi deposit, maka Anda bisa langsung mempelajari cara membeli crypto di TokoCrypto. Tenang saja, tidak sulit kok untuk bisa membeli mata uang kripto, Anda tinggal masuk saja ke platform dan lakukan hal-hal berikut ini:

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.